Jika Anda berkunjung ke Jawa Timur, tepatnya di Kota Surabaya, terdapat sebuah Kampung wisata bernama Jambangan. Kampung Wisata Jambangan punya keunikan. Seperti nama Jambangan yang berarti tempat bunga atau pot, filosofi ini sesuai dengan kondisi tempat tersebut yakni indah dan menarik.Tak salah apabila kawasan ini kemudian menjelma menjadi sebuah kampung wisata. Padahal sebelumya Jambangan dikenal sangat jorok dan kumuh.

Tahun 1960, wilayah ini masuk menjadi kawasan Surabaya bersama dengan beberapa area lainnya seperti Karangpilang, Wiyung dan Tandes. Sejak saat itu, banyak warga menempati masing-masing wilayah baru tersebut. Sayangnya, penempatan lahan baru tersebut tidak diikuti dengan penataan lingkungan yang baik. Alhasil, daerah tersebut yang paling banyak penduduknya serta paling banyak pula menghasilkan limbah sampah dan kakus yang kian tidak terkendali.

Pada tahun 1973 salah seorang warga bernama Sriyatun Djupri berinisiatif mengajak warga sekitar sungai untuk melestarikan lingkungan kampung agar lebih bersih teratur, rapi serta layak huni. Ajakan tersebut berupa pemeliharaan lingkungan seperti penanaman pohon, membersihkan bantaran sungai, hingga pemanfaatan barang bekas pakai. Akhirnya usahanya pun memunculkan kesadaran masyarakat sehingga kampung tersebut menjadi lebih bersih dan tertata. Berkat usaha dan kegigihannya Sriyatun dianugerahi penghargaan kalpataru atas jasanya melestarikan lingkungan hidup disekitar tempat tinggalnya.

Walaupun kini Sriyatun telah wafat, namun usahanya tetap dilanjutkan oleh warga masyarakat yang lambat laun menjadi kampung wisata Jambangan. Kesadaran masyarakat akan kesehatan dan pengelolaan lingkungan yang baik diwujudkan dalam bentuk daur ulang sampah dan hajat. Kegiatan ini dilakukan sejak tahun 2000 dan mulai beroperasi dengan baik tahun 2003 yang dikelola secara komunal. Hal ini dilakukan karena sampah yang dihasilkan warga per RW mencapai satu truk sampah dalam kurun waktu satu minggu.

Disini wisatawan berkesempatan melihat berbagai kegiatan warga seperti pengolahan sampah. Kegiatan ini dilakukan secara sederhana dengan memisahkan sampah terlebih dahulu. Yaitu membedakan jenis organik dan non-organik. Sampah organik kemudian diolah menjadi kompos, sedangkan non-organik berupa plastik diolah kembali menjadi tas, pot bunga, payung, jaket dan souvenir. Kompos yang dihasilkan memberi banyak manfaat kepada masyarakat seperti pupuk untuk tanaman serta pakan ikan.

Bagi Anda yang tertarik untuk belajar membuat pupuk kompos, warga Jambangan tak segan untuk berbagi ilmu dan mengajarkannya kepada Anda. Di sini warga memiliki 3 komposter, 2 diantaranya berukuran 4 meter persegi dan sisanya berukuran 8 meter persegi. Ketiga komposter itu terbuat dari beton yang membentuk kubus. Komposter dapat menampung sampah sekitar 200-300 kepala keluarga. Suhu pada komposter dipertahankan pada rentang 40-60 derajat celcius. Apabila terasa hangat, maka proses pengomposan telah berjalan dengan baik. Dalam alat itu terdapat lubang-lubang yang bermanfaat untuk sirkulasi udara agar pengolahan sampah semakin baik.

Tak hanya limbah oraganik dan non-organik yang dikelola masyarakat namun juga limbah air. Limbah yang berasal dari kegiatan masyarakat seperti mencuci atau mandi akan dimurnikan kembali dengan cara penyaringan. Air yang telah disaring ini bisa dipakai kembali untuk menyiram tanaman, hal ini dilakukan guna menjaga sanitasi lingkungan. Anda tertarik berwisata sembari menggali informasi pengelolaan lingkungan? Maka tak ada salahnya memasukkan daftar Kampung Wisata Jambangan sebagai salah satu tujuan wisata Anda.

Selama berlibur di Surabaya Anda dapat mengunjungi tempat wisata lain seperti Jembatan Suramadu, Monumen Jalesveva Jayamahe atau Makam Belanda.

Apabila rencana kunjungan wisata Anda membutuhkan waktu yang lama maka Anda dapat menginap di hotel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan seperti Java Paragon Hotel & Residences, Somerset Surabaya Hotel & Serviced Residence atau FaveHotel Mex Building.

How to Get There :

Untuk dapat menuju Kampung Wisata Jambangan di Jalan Peneleh, Anda dapat menggunakan bus kota dari terminal Purabaya menuju Jalan Ahmad Yani. Dari situ perjalanan dilanjutkan menggunakan angkutan kota menuju Jalan Wonokromo hingga sampai di Jalan Embong. Tak jauh dari situ Anda dapat menggunakan becak menuju Kampung Wisata Jambangan.

Peta Lokasi :

View Larger Map

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian, Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • Kampung wisata jambangan
  • gambar penataan pot di bandung
  • alamat kampung bunga di surabaya
  • lingkungan kampung yang bersih
  • kampung wisata surabaya
  • kampung wisata jambangan surabaya
  • kampung jambangan
  • kampung go green surabaya
  • kampung go green jambangan
  • jambangan tempat air

Tags: , , , , , , , , , , ,